Assalamu'alaikum, Salam Hijrah Salam Perubahan
Sahabat, sudahkah kita melihat ke belakang, setahun telah berlalu apa yang telah kita lakukan untuk diri dan keluarga kita???
Sahabat, sudahkah kita melihat hari ini, apakah hari ini lebih baik dari kemarin???
Sahabat, sudahkah kita merencanakan hari esok, apakah kita telah merencanakan esok lebih baik dari sekarang???
kata orang, hari yang telah berlalu adalah sejarah. sejarah memiliki hikmah besar dalam segala bentuk dimensi ruang dan waktu, "Sesungguhnya dalam setiap kisah (sejarah) ada hikmah". kita memang tak mungkin kembali ke belakang, apapun yang telah terjadi hanya dapat diambil hikmahnya. apapun kesalahan yang telah kita lakukan di masa lalu tak akan berubah dari sisi peristiwa. namun, spirit mengenyahkan kesalahan akan terus membara seiring semangat hijrah yang kita lakukan. bukankah hijrah adalah bergerak ke arah kemaslahatan???
Sahabat, sang Rasul mulia memiliki spirit perubahan hingga Beliaupun berhijrah dan kuyakin satu diantara jutaan pengikutnya yang ber'ittiba padanya adalah Engkau sahabatku.
"Sahabat, mari sambut 1430 H dengan semangat perubahan"
Alhamdulillah
Tiada kata indah selain syukur pada yang Maha Indah, Allah, Alhamdulillah.
Ya Allah, Alhamdulillah wa Syukurillah, celoteh itu mulai ramai mengisi hari-hari kami kembali
Ya Allah, Alhamdulillah wa Syukurillah, celoteh itu mulai menghiasi relung-relung jiwa yang mendengarnya
Ya Allah, Alhamdulillah wa Syukurillah, thanks Allah
Ya Allah, Alhamdulillah wa Syukurillah, celoteh itu mulai ramai mengisi hari-hari kami kembali
Ya Allah, Alhamdulillah wa Syukurillah, celoteh itu mulai menghiasi relung-relung jiwa yang mendengarnya
Ya Allah, Alhamdulillah wa Syukurillah, thanks Allah
Ya Rabb, Kembalikan Celotehnya
Dua hari sudah ku tak mendengar celotehnya. Dua hari sudah Mafaza, sang buah hati kami belum merasakan kembali faza (keberuntungan, seperti namanya, dari sisi kesehatan. Dua hari, bagi orang lain mungkin belum seberapa tetapi bagi diriku, terlebih istriku, ada yang hilang dalam warna-warni kehidupan, ada kesunyian dalam spirit kebesaran sang Kuasa yang sering teruntai dari bibirnya yang kecil merona.
Allah, sedang dekat denganmu wahai putriku.
Allah, sedang saya......ng..sama mafaza.
Allah, sedang mentarbiyah (mengajarkan) kita.
Allah, Engkaulah yang Maha Perkasa.
Ya Rabb, angkatlah penyakitnya.
Ya Rabb, kembalikanlah celotehnya.
Raih Kesuksesan Sekarang Juga
Saudaraku, Setiap kita ingin meraih kesuksesan, hidup bahagia. Namun, semua keinginan termasuk meraih kesuksesan sebagian besar dari kita lupa untuk menyiapkan tangga-tangga kesuksesan tersebut. Sebenarnya, modal pertama telah kita miliki untuk meraih sukses yaitu keinginan. keinginan adalah niat awal yang memiliki spirit besar jika kita benar-benar memberikan sentuhan kekuatan dan energy positif pada niat tersebut. bukankah segala amal tergantung niatnya? bukankah niat hidup sukses adalah hal baik? bukankah niat yang baik mendapatkan satu kebaikan walaupun belum merealisasikannya?
Saudaraku, Kita telah memiliki kekuatan niat maka mari kita realisasikan niat tersebut. "Faidza 'azamta fa tawakkal 'alallah". Kita telah memiliki senjata Doa maka mari berdoa dengan khusu' dan renungkan setiap permohonan kita: "Rabbanaa Aatinaa fi Dunya HASANAH wa fil Aakhirati HASANAH" Kita telah memiliki sang Penjamin yang Pasti menepati janji-Nya maka mari merealisasikan dalam langkah nyata; "fa Inna ma'al 'usri yusra, Inna ma'al usri yusra" Sesungguhnya dalam setiap kesulitan ada kemudahan.
Saudaraku, yakinlah betapa besar kesuksesan yang kita inginkan, sebuah kesuksesan yang hanya dimiliki oleh jiwa-jiwa penuh pengharapan dan ketakutan, jiwa-jiwa yang mendambakan kesuksesan hakiki,kesuksesan terindah lagi mulia, kesuksesan dunia dan akhirat.
Saudaraku, Sang Pemberi Kesuksesan begitu mencintai orang-orang yang mendambakan kesuksesan. Dia senantiasa mengingatkan kita di tengah-tengah aktifitas dunia yang melalaikan kita. Dia senantiasa mengajak kita untuk menyongsong dan meraih Kesuksesan dengan segera, Hayya 'Alas sholah Hayya 'Alal Falah.
Saudaraku, dengan sholat mari kita raih kesuksesan. Wasta'iinu bis sobri was sholah...
akhirnya Tiada Kata Lelah untuk Menggapai Taqwa
Langganan:
Postingan (Atom)